Individu,Keluarga dan Masyarakat

A. INDIVIDU

  1. Pengertian Individu
    Individu berasal dari kata latin, “individuum” yang artinya tak terbagi. Kata individu merupakan sebutan yang dapat untuk menyatakan suatu kesatuan yang paling kecil dan terbatas. Kata individu bukan berarti manusia sebagai keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan
  2. Pengertian Pertumbuhan
    Pertumbuhan adalah perubahan pada diri individu yang bersifat fisik, dan dapat diukur secara kuantitatif,seperti perubahan tinggi badan yang dapat diukur dengan meter, perubahan berat badan yang dapat diukur dengan kilogram.
  3. Faktor – faktor yang mempengaruhi pertumbuhan
    – Pendirian nativistik adalah suatu bakat yang bawaan dari lahir.
    – Pendirian empiris dan environment.
    – Pendirian konvergensi dan interaksionis.

B. KELUARGA

  1. Pengertian Keluarga
    Keluarga adalah satuan masyarakat terkecil yang dimiliki oleh manusia sebagai makhluk social yang di tandai dengan adanya kerjasama dan kegiatan – kegiatan ekonomi.Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta “kulawarga”. Kata kula berarti “ras” dan warga yang berarti “anggota”. Keluarga adalah lingkungan di mana terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah
  2. Macam – macam fungsi keluarga
    Ada 5 fungsi yang dapat dijalankan keluarga menurut Effendi (1998), yaitu :
    – Fungsi Biologis
    – Fungsi Psikologis
    – Fungsi Sosialisasi
    – Fungsi Ekonomi

C. MASYARAKAT

  1. Pengertian Masyarakat
    Menurut Paul B. Horton & C. Hunt masyarakat merupakan kumpulan manusia yang relatif mandiri, hidup bersama-sama dalam waktu yang cukup lama, tinggal di suatu wilayah tertentu, mempunyai kebudayaan sama serta melakukan sebagian besar kegiatan di dalam kelompok / kumpulan manusia tersebut
  2. Penggolongan Masyarakat
    2.1 Masyarakat Sederhana
     Pola pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Contohnya : berburu dan menangkap ikan di laut    merupakan pekerjaan kaum laki-laki. Sedangkan mengurus rumah tangga dan membuat pakaian adalah pekerjaan kaum  wanita.2.2 Masyarakat Maju
     Memiliki aneka ragam kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan serta tujuan tertentu yang akan dicapai. Dalam lingkungan masyarakat maju, dapat dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu :a. Masyarakat non Industri
       – Kelompok Primer
    Kelompok primer sering disebut juga kelompok “face to face grup”  karena para anggota kelompok sering berdialog,
    bertatap muka, sehingga saling mengenal lebih dekat dan akrab. Tanggung jawab para anggota atas dasar rasa simpati
    dan secara suakrela
    contoh : keluarga, rukun tetangga (RT)

       – Kelompok Sekunder
    Kelompok sekunder ialah antar anggota hubungan tak langsung, formal, jarang dan kurang bersifat kekeluargaan. Sifat
    interaksi, pembagian kerja antar anggota kelompok diatur atas dasar pertimbangan yang rasional dan obyektif
    contoh : semua kelompok sosial, perkumpulan – perkumpulan

    b. Masyarakat Industri
    Otonomi sejenis menjadi ciri dari bagian / kelompok masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan
    kepandaian /keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri sampai batas – batas tertentu
    contoh : tukang roti, tukang sepatu, mereka dapat bekerja secara mandiri

D. HUBUNGAN antara INDIVIDU, KELUARGA dan MASYARAKAT

  • Hubungan individu dengan dirinya sendiri  
    Hubungan individu dengan diri sendiri terdapat 3 sistem kepribadian, yaitu ID ( ES ), EGO dan SUPER EGO. Jika EGO gagal menjaga keseimbangan antara dorongan dari ID dan larangan dari SUPER EGO maka individu akan mengalami konflik batin terus – menerus
  • Hubungan individu dengan keluarga 
    Hubungan individu dengan keluarga terdiri dari hubungan biologis, psikologis dan social
  • Hubungan individu dengan lembaga 
    Hubungan individu dengan lembaga terdiri dari nilai – nilai dan norma – norma
  • Hubungan individu dengan komunitas 
    Hubungan individu dengan komunitas atau sosialisasi terdiri dari penyebaran nilai dan budaya
  • Hubungan individu dengan masyarakat 
    Hubungan individu dengan masyarakat sebagai lingkungan makro terdiri dari sifat – sifat makro ( mencakup komunitas, keluarga, lembaga dan individu ), lebih bersifat abstraksi
  • Hubungan individu dengan nasion atau jiwanya
    Nasion adalah suatu jiwa, asas spiritual dan solidaritas yang terbentuk oleh perasaan. Hubungan individu dan nasionnya itu sendiri merupakan posisi dan peranan yang ada pada diri sendiri.

E. URBANISASI
Urbanisasi adalah suatu proses kenaikan proporsi jumlah penduduk yang tinggal di daerah perkotaan. (Ensiklopedia Indonesia)

Oleh: Nety H ; NPM(59411443) ; 1KA26-2011 ;S1 Universitas Gunadarma;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: