Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan

A. PENDUDUK
  1. Pengertian Penduduk

    Penduduk adalah orang-orang yang berada di dalam suatu wilayah yang terikat oleh aturan-aturan yang berlaku dan saling berinteraksi satu sama lain secara terus menerus. Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.
    Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
    - Pertama, orang yang tinggal di daerah tersebut.
    - Kedua, orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut.
    Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain. Kepadatan penduduk dihitung dengan membagi jumlah penduduk dengan luas area dimana mereka tinggal
     
  2. Perkembangan Penduduk Dunia Menggunakan Tabel
    Kita bisa lihat tabel dibawah ini yang saya ambil contoh dari tahun – tahun sebelumnya Perkembangan Penduduk Dunia pada tahun 1950 sampai 2008.

        Bisa kita lihat rata – rata setiap negera penduduknya bisa bertambah hingga 2x lipatnya. Lalu perkembangan penduduk dunianya bertambah hingga 3x lipatnya. Itu berarti penduduk dunia sangat pesat pertumbuhannya.
  3. Pertumbuhan Penduduk
    Pertumbuhan Penduduk adalah perubahan populasi sewaktu-waktu, dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran. Sebutan pertumbuhan penduduk merujuk pada semua spesies, tapi selalu mengarah pada manusia, dan sering digunakan secara informal untuk sebutan demografi nilai pertumbuhan penduduk, dan digunakan untuk merujuk pada pertumbuhan penduduk dunia3.1 Nilai Pertumbuhan Penduduk

    Dalam demografi dan ekologi nilai pertumbuhan penduduk (NPP) adalah nilai kecil dimana jumlah individu dalam sebuah populasi meningkat. NPP hanya merujuk pada perubahan populasi pada periode waktu unit, sering diartikan sebagaipersentase jumlah individu dalam populasi ketika dimulainya periode. Ini dapat dituliskan dalam rumus: P = Poekt
    \mathrm{Nilai\ pertumbuhan} = \frac{(\mathrm{populasi\ di\ akhir\ periode}\ -\ \mathrm{populasi\ di\ awal\ periode})} {\mathrm{populasi\ di\ awal\ periode}}

    Cara yang paling umum untuk menghitung pertumbuhan penduduk adalah rasio, bukan nilai. Perubahan populasi pada periode waktu unit dihitung sebagai persentase populasi ketika dimulainya periode. Yang merupakan:

    \mathrm{Rasio\ pertumbuhan} = \mathrm{Nilai\ pertumbuhan} \times 100%.

    3.2 Faktor – Faktor Demografi yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk

    • Jumlah Penduduk
      Jumlah penduduk yang banyak akan memperbesar pengeluaran ekonomi secara menyeluruh. Pengeluaran konsumsi suatu negara akan sangat besar, bila jumlah penduduk sangat banyak dan pendapatan per kapita sangat tinggi.
    • Komposisi Penduduk
      Makin banyaknya penduduk yang berusia kerja atau produktif (15-60 tahun), Makin tinggi tingkat pendidikan masyarakat tingkat konsumsinya juga makin tinggi dan makin banyak penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan (Urban).
  4. Tiga Jenis Struktur Penduduk

    a. Jumlah Penduduk 
        Urbanisasi, Reurbanisasi, Emigrasi, Imigrasi, Remigrasi, Transmigrasi.
    b. Persebaran Penduduk
         Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk disuatu wilayah dibandingkan dengan luas wilayahnya yang dihitung jiwa      per km kuadrat. Berdasarkan sensus penduduk dan survey penduduk, persebaran penduduk Indonesia antar provinsi yang      satu dengan provinsi yang lain tidak merata.
    c. Komposisi Penduduk
         Merupakan sebuah mata statistik dari statistik kependudukan yang membagi dan membahas masalah kependudukan dari      segi umur dan jenis kelamin.
  5. Piramida Penduduk
    Piramida Penduduk adalah dua buah diagram batang, pada satu sisi menunjukkan jumlah penduduk laki-laki dan pada sisi lainnya menunjukkan jumlah penduduk perempuan dalam kelompok interval usia penduduk lima tahunan. Penduduk laki-laki biasanya digambarkan di sebelah kiri dan penduduk wanita di sebelah kanan. Grafik dapat menunjukkan jumlah penduduk atau prosentase jumlah penduduk terhadap jumlah penduduk total.

        Dengan  piramida penduduk akan dapat diketahui gambaran mengenai :
    1. Perbandingan penduduk laki- laki dan perempuan
    2. Pendududk kelompok anak- anak, dewasa dan orang tua
    3. Jumlah angkatan kerja
    4. Jumlah lapangan kerja yang dibutuhkan
    5. Angka ketergantungan
    6. Rasio laki –laki perempuan
    7. Kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan
    8. Perkiraan  jumlah kelahiran yang akan datang
                Susunan penduduk atas dasar umur dan jenis kelamin, karakteristik penduduk suatu daerah atau Negara dapat diklasifikasi menjadi tiga bentuk piramida penduduk yaitu :
    1. Piramida penduduk muda
    Piramida penduduk muda (expensive) berbentuk kerucut alasnya lebar dan puncaknya meruncing.
    a. Sebagian besar penduduk berada dalam kelompok umur muda
    b. Kondisi tersebut menggambarkan bahwa penduduk daerah tersebut sedang mengalami pertumbuhan.
    c. Tingakat kelahiran dan kematian masih cukup tinggi.
    d. Pertumbuhan  penduduknya tinggi
    e. Piramida penduduk dewasa
    2. Bentuk piramida menyerupai persegi empat
         Bentuk tersebut menggambarkan keadaan penduduk
    a. Jumlah penduduk dalam keadaan stasioner
    b. Jumlah kelahiran dan kematian seimbang.
    c. Jumlah penduduk relatif tetap
    d. Pertumbuhan penduduk rendah
    e. Penduduk muda hampir sebanding dengan penduduk tua
    3. Piramida penduduk tua
         Bentuk piramidanya menyerupai bentuk nisan, bentuk ini menggambarkan :
    a. Jumlah penduduk terus berkurang
    b. Angka kelahiran lebih kecil dari angka kematian
    c.Sebagian besar penduduk berada pada kelompok usia tua
    d.Pertumbuhan penduduk sangat rendah bahkan tidak ada sama sekali.
  6. Angka Kelahiran
    Angka kelahiran penduduk Indonesia tahun 1990 sampai 2011

                Angka Kelahiran Penduduk Indonesia Semua orang yang mendiami wilayah Indonesia disebut penduduk Indonesia. Berdasarkan sensus penduduk yang diadakan setiap 10 tahun sekali, diperoleh data jumlah penduduk Indonesia sebagai berikut :
    Pada Tahun 1990 : 179,4 Juta Jiwa Kelahiran
    Pada Tahun 2000 : 205,1 Juta Jiwa Kelahiran
    Pada Tahun 2010 :  237,6 Juta Jiwa Kelahiran
  7. Rumus Tingkat Kematian Kasar
    Rumusnya adalah jumlah kematian pada tahun tertentu dibagi dengan jumlah penduduk pada pertengahan tahun dan dikalikan dengan konstanta yang biasanya bernilai 1000.
  8. Rumus Tingkat Kematian Khusus
    Rumusnya adalah jumlah kematian pada umur tertentu dibagi dengan jumlah penduduk umur tertentu pada pertengahan tahun dan dikalikan dengan konstanta yang biasanya bernilai 1000.
  9. Migrasi

    Migrasi adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Migrasi merupakan akibat dari keadaan lingkungan alam yang kurang menguntungkan. Sebagai akibat dan keadaan alam yang kurang menguntungkan menimbulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tersebut.

    1. a. Macam – macam migrasi
      • Transmigrasi
        perpindahan penduduk dari suatu pulau yang padat penduduknya ke pulau yang jarang penduduknya.
      • Urbanisasi
        perpindahan penduduk dari desa ke daerah perkotaan, kejadidan ini di akibatkan anggapan bahwa adanya anggapan fasilitas di daerah perkotaan lebih lengkap dan banyaknya lapangan pekerjaan.
      • ReUrbanisasi
        perpindahan penduduk dari kota kembali ke desa.
      • Imigrasi
        perpindahan penduduk dari luar negeri ke dalam negeri
      • Emigrasi
        perpindahan penduduk dari dalam negeri ke luar negeri.
      • Remigrasi
        perpindahan penduduk kembali ke negara asal.
      b.  Akibat migrasi
      • Akan terjadi pertikaian didalam suatu kota yang banyaknya imigrasi dikarenakan banyaknya orang yang bersuku tidak sama, perbedaan sosial budaya, pola pikiran yang tidak sepaham, adab tutur kata yang tidak sama, dan memandang suatu nilai orang
      • Akan cepatnya terjadi bencana alam, karena apabila imigran datang tentu saja mereka mencari tempat tinggal, maka lahan penghijauan pun menjadi sasaran untuk dibuatnya perumahan sehingga untuk resapan air pun berkurang sehingga akan terjadi bencana alam banjir dan juga wabah penyakit
      • Kesehatan menjadi harga yang lebih mahal di dalam kota migrasi karena, makin banyak imigran yang datang dengan membawa alat kendaraannya dan juga elektronik yang mempunyai radiasi dan polusi pun dimana-mana
      • Area perkuburan yang makin sempit dikarenakan lahan yang letaknya seharusnya menjadi area pemakaman justru dibuat mall, jalan raya besar, dan juga fasilitas prasarana lainnya
      • Lahan pekerjaan yang sempit karena banyaknya orang yang mau menetap di kota migrasi dengan mencari uang tetapi sudah banyaknya lahan pekerjaan yang diambil orang dan juga peluang bisnis yang area penjualannya sangat sempit
B. MASYARAKAT
Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata “masyarakat” sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

C. KEBUDAYAAN
Kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta yaitu buddhayah yang merupakan bentuk jamak dari budhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang menyangkut budi atau akal manusia. Dalam bahasa inggris budaya adalah culture yang berasal dari kata latin colere yaitu mengolah atau mengerjakan.
Kebudayaan menurut E.B.Tayordalam buku “Primitive culture” adalah komplikasi atau jalinan keseluruhan yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keagamaan, hukum, adat istiadat serta kenyataan dan kebiasaan lain yang dilakuakan manusia sebagai anggota masyarakat.
1. Kebudayaan Indonesia
  • Kebudayaan Hindu, Budha
    Pada abad 1 Masehi, jalur perdagangan tidak lagi melewati jalur darat (jalur sutera) tetapi, beralih kejalur laut, sehingga secara tidak langsung perdagangan antara Cina dan India melewati selat Malaka. Untuk itu Indonesia ikut berperan aktif dalam perdagangan tersebut.Akibat hubungan dagang tersebut, maka terjadilah kontak/hubungan antara Indonesia dengan, India, dan Indonesia dengan Cina. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab masuknya, budaya India ataupun budaya Cina ke Indonesia. Mengenai siapa yang membawa atau menyebarkan agama Hindu – Budha ke Indonesia, tidak dapat diketahui secara pasti, walaupun demikian para ahli memberikan pendapat tentang, proses masuknya agama Hindu – Budha atau kebudayaan India ke Indonesia. Untuk agama Budha diduga adanya misi penyiar agama Budha yang disebut dengan Dharmaduta, dan diperkirakan abad 2 Masehi agama Budha masuk ke Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan arca Budha yang terbuat dari perunggu diberbagai daerah di Indonesia antara lain Sempaga (Sulsel), Jember (Jatim), Bukit Siguntang (Sumsel).


  • Kebudayaan Islam
    Masuknya kebudayaan islam di Indonesia juga dipengaruhi oleh pedagan-pedagang dari india dan Gujarat, contoh yang paling jelas yang membantu penyebaran agama islam di Indonesia adalah wali songo.“Walisongo” berarti sembilan orang wali. Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Dradjad, Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati. Mereka tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga dalam hubungan guru-murid. Era Walisongo adalah era berakhirnya dominasi Hindu-Budha dalam budaya Nusantara untuk digantikan dengan kebudayaan Islam. Mereka adalah simbol penyebaran Islam di Indonesia. Khususnya di Jawa. Tentu banyak tokoh lain yang juga berperan. Namun peranan mereka yang sangat besar dalam mendirikan Kerajaan Islam di Jawa, juga pengaruhnya terhadap kebudayaan masyarakat secara luas serta dakwah secara langsung, membuat “sembilan wali” ini lebih banyak disebut dibanding yang lain.
2.  Kebudayaan Barat

Masuknya kebudayaan barat di Indonesia dimulai sejak adanya penjajahan di Indonesia yaitu oleh bangsa belanda, contohnya adalah bahasa belanda cara berpakaian dan cara penegakan hukum di Indonesia. Selain dari pengaruh budaya asing pada masa lampau, perkembangan pesat era globalisasi saat ini semakin menekan proses akulturasi budaya, terutama pengaruh budaya Barat. Berbagai informasi melalui media cetak dan elektronik dengan sentuhan kemajuan teknologi modern mempercepat akses pengetahuan tentang budaya lain. Membawa perubahan sampai ke tingkat dasar kehidupan manusia di Indonesia, bahkan sampai saat ini kebudayan barat merupakan kebudayaan yang paling cepat membaur dalam masyarakat.

D. KETERKAITAN ANTARA PENDUDUK, MASYARAKAT dan KEBUDAYAAN

Penduduk, masyarakat dan kebudayaan mempunyai hubungan yang erat antara satu sama lainnya. Dimana penduduk adalah sekumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu. Sedangkan masyarakat merupakan sekumpulan penduduk yang saling berinteraksi dalam suatu wilayah tertentu dan terikat oleh peraturan-peraturan yang berlaku di dalam wilayah tersebut. Masyarakat tersebutlah yang menciptakan dan melestarikan kebudayaan, baik yang mereka dapat dari nenek moyang mereka ataupun kebudayaan baru yang tumbuh seiring dengan berjalannya waktu.

Oleh karena itu penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan. Kebudayaan sendiri berarti hasil karya manusia untuk melangsungkan ataupun melengkapi kebutuhan hidupnya yang kemudian menjadi sesuatu yang melekat dan menjadi ciri khas dari pada manusia ( masyarakat ) tersebut. Masyarakat dan kebudayaan terus berkembang dari masa ke masa.

Oleh: Nety H ; NPM(59411443) ; 1KA26-2011 ;S1 Universitas Gunadarma;

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: